MEMBONGKAR AKTIVASI OTAK TENGAH: Penemuan terbesar di DUNIA atau PENIPUAN TERBESAR di Indonesia?

Berawal dari Thread Tentang
MEMBONGKAR AKTIVASI OTAK TENGAH di KASKUS
yang berdasarkan testimoni kaskuser sudah membuka banyak mata, informasi informasi yang terkumpul akhirnya tersusun menjadi sebuah buku berikut. Disebut ini adalah kasus besar yang terbongkar berawal dari kasus seperti kasus Ramaditya beberapa waktu lalu.JUDUL: MEMBONGKAR AKTIVASI OTAK TENGAH. Penemuan terbesar di DUNIA atau PENIPUAN terbesar di INDONESIA?
Penerbit: Galangpress
Penulis : Arif Yulian
Tebal : 150 halaman
Harga: Rp.30.000,-

Cara mendapatkan buku ini: Gramedia dan toko toko buku terdekat per FEBRUARI 2010 atau Http:www.virkill.com atau Http://www.virkology.com atau PM ane gan

Buku ini baru akan muncul di toko toko buku beberapa minggu lagi dan berhubung banyaknya jaringan penerbit buku yang sudah terlebih dulu menerbitkan buku yang PRO Aktivasi Otak tengah, masih ada kemungkinan buku ini tidak akan dijual di semua tempat.

TENTANG AOT


Kita tentu familiar dengan lembaga aktivasi otak tengah. Puluhan lembaga berdiri diawali dengan GMC dan semua menawarkan mumbo jumbo luar biasa tentang kejeniusan dan kemampuan “melihat denganb mata tertutup” sebagai lambang kejeniusan. Ada banyak fakta mencengangkan seputar hal ini yang menuju pada suatu indikasi kuat bahwa: INI ADALAH PENIPUAN TERBESAR DI INDONESIA. Bagi yang ingin tau lebih lanjut silahkan baca dulu thread heboh berikut tentang AOT yang dibuat sejak juli 2009 dan menawarkan hadiah bernilai ratusan juta bagi orang pertama yang mampu membuktikan kemampuan membaca dengan mata tertutup.

TENTANG BUKU INI
Buku ini berawal dari thread di kaskus dan informasi informasi yang berhasil dihimpun dari jagad web dan sumber sumber lainnya. Setelah banyak penerbit yang terlanjur menerbitkan buku yang mendukung aktivaso otak tengah, akhirnya GALANGPRESS berani menerbitkan buku ini (Galangpress adalah penerbit yang cukup berani menerbitkan buku Gurita Cikeas yang menghebohkan itu). Didalamnya dipaparkan fakta fakta mencengangkan seputar kiprah penipuan berkedok pelatihan otak di luar negeri dan banyak lagi, antara lain:

  • Selama kurun waktu 10 tahun belakangan ini banyak lembaga yang menawarkan uang hingga 1 juta dollar bagi siapapun yang bisa membuktikan kemampuan membaca dengan mata tertutup, dan BELUM ADA SATUPUN yang mampu membuktikannya.
  • Musium Rekor Indonesia mencatat ratusan orang yang mampu bersepeda dengan mata tertutup, mewarnai dengan mata tertutup, dll.
  • Indonesian Rasionalis Society (IRiS) hingga hari ini telah menguji secara langsung belasan anak dari berbagai lembaga AOT dan semuanya dinyatakan gagal.
  • Dan masih banyak fakta fakta mencengangkan lainnya termasuk mitos brainwave, efek mozart, ben underwood, dll yang dibahas secara lengkap dalam buku ini.

Buku ini BELUM ada di toko toko buku terdekat anda (diperkirakan februari). Anda bisa memesannya ke 08112505222. SMS nama dan alamat tujuan. Harga Rp.30.000 + ongkos kirim via pos express bisa dicek tarifnya sebagai berikut: http://www.posindonesia.co.id/tarif_express.php

21 responses to “MEMBONGKAR AKTIVASI OTAK TENGAH: Penemuan terbesar di DUNIA atau PENIPUAN TERBESAR di Indonesia?

  1. Buku itu kurang lengkap krn anak2 tdk pernah diwawancara. Harusnya anak2 diwawancara kenapa mereka bisa menebak dgn mata tertutup. Syukur2 anda menguji keluarga/anak sendiri sehingga bisa lebih dipercaya. Kalau menguji orang lain sulit dipercaya.

    Untuk menguji kemampuan beraktivitas dengan mata tertutup, kita harus memahami tingkatan kemampuan anak karena tiap anak memiliki kemampuan yang berbeda. Pasca aktivasi, ada anak yang kemampuannya tinggi namun ada juga yang masih rendah.

    1. Jangkauan Radar

    Anak yang telah teraktivasi bisa diukur kekuatan radarnya dengan melihat seberapa kuat radar tersebut menjangkau area disekitar tubuh. Bagi yang radarnya belum kuat, kemampuan misalkan menebak benda dengan mata tertutup hanya bisa dilakukan jika benda tersebut berada di depannya dan berada di bawah mata (eye level).

    Nah… karena hanya bisa menebak objek yang berada dibawah mata, maka aktivasi otak tengah kerap menjadi gunjingan bahwa ini merupakan trik mengintip. Padahal ini adalah pertanda radar belum mampu menjangkau seluruh area. Para pemula biasanya berada pada level ini.

    Anak-anak yang telah berlatih dengan baik, radarnya akan mampu menjangkau diatas mata (above eye level), lalu diatas kepala (ubun-ubun), lalu dibelakang tubuh anak (360 derajat), artinya adalah anak-anak mampu “melihat” benda yang ada dibelakang tubuhnya. Mereka yang mampu meradar sampai 360 derajat juga akan mampu menebak kartu gambar atau membaca kartu baca tanpa menyentuh benda tersebut (meradar jarak jauh) dan juga mampu membaca kartu/dokumen dalam posisi terbalik (tertutup).

    Para orang tua bisa bertanya sendiri kepada anak sensasi apa yang mereka rasakan sehingga mereka bisa menebak dan anak-anak akan menjawab dengan jujur. Biasanya ada yang mengatakan melihat gambaran mental, mendengar, mampu meraba dengan kulit, memiliki perasaan yang kuat dan lain sebagainya.

    2. Kekuatan Radar

    Semakin kuat radar, semakin mudah menembus ketebalan perangkat yang menutupi matanya. Para pemula biasanya mudah menembus kain yang menutupi matanya karena kain cenderung lembut (tidak solid/keras) sehingga radarnya mudah menembus.

    Jika kekuatan radar meningkat, seseorang akan mampu menembus perangkat yang menutupi matanya dimana perangkat itu lebih tebal, keras dibandingkan kain misalnya kacamata renang yang telah dicat/dilakban, membaca kartu dalam posisi terbalik, membaca kartu yang terletak dibawah meja atau ditutupi tangan, dan yang lebih hebat lagi, mampu “melihat” benda yang ada dibalik tembok atau bahkan lemari besi (brangkas) serta mampu menebak kartu/membaca dokumen dalam posisi terbalik (tertutup). Anak-anak usia dibawah 10 tahun biasanya lebih banyak yang memiliki kemampuan pada level ini.

    Kami pernah mengujicoba anak usia 7 tahun dengan memakai kacamata renang yang dicat warna hitam lalu dilapisi lagi dengan tisu dan mereka tetap mampu “melihat” dengan baik dan tebakannya tidak pernah ada yang meleset. Namun ketika kami mengujicoba remaja berusia 16 tahun, dia tidak mampu menebak karena radarnya tidak mampu menembus ketebalan kacamata renang tersebut. Remaja tersebut baru bisa menebak dengan benar jika media penutup matanya diganti dengan kain.

    Orang-orang skeptis biasanya tidak mengetahui jenjang atau tingkatan radar ini. Mereka hanya tahu jika seorang anak punya kemampuan mata tertutup maka harus bisa melihat dengan cara dan alat apapun yang menutupi matanya serta harus bisa menebak benda yang diletakan dimanapun. Dan jika gagal menebak, maka hal itu dianggap anak telah mengintip. Tentu saja kesimpulan tersebut terlalu dangkal karena kekuatan radar tiap anak berbeda. Nah dengan melakukan pengujian kepada anak-anak/keluarga anda yang dipercaya, maka anda yang skeptis sekalipun nantinya akan memahami dengan sendirinya bahwa radar tiap anak berbeda kekuatannya.

    Syarat Menguji Anak :

    Sebelum melakukan pengujian, kita harus memahami bahwa yang diuji adalah anak (bukan orang dewasa) jadi pengujian tidak bisa dilakukan dengan cara-cara yang semaunya. Dalam menguji anak, kita tidak bisa memaksa. Untuk anak yang tidak mau, terkadang kita harus menyesuaikan diri dengan hobi mereka agar mereka mau diuji. Misalnya ada anak yang hobinya main bola, maka kita bisa menguji anak tadi dengan cara mencari bola dan menendangnya sambil tutup mata.

    Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi pada saat menguji adalah :

    1. Anak harus memiliki kemauan atau moodnya baik. Jika tidak mau maka jangan dipaksa karena pengujian memerlukan konsentrasi yang baik. Ketika anak berkonsentrasi, usahakan tidak menyentuh fisik anak-anak dengan merangkul, menyentuh wajah dan gangguannya lainnya karena akan mengganggu konsentrasi. Jika konsentrasi terganggu maka intuisi/radar sulit untuk aktif. GUGUP/tidak tenang,kelelahan, udara panas juga bisa menyebabkan anak kesulitan konsentrasi.

    Ketika anak tenang, maka ia dengan mudah masuk ke kondisi alpha-theta sehingga mampu menebak dengan baik. Pengujian di depan banyak orang bisa juga dilakukan asal si anak tenang. Jika si anak gugup/grogi/tidak tenang maka hampir bisa dipastikan intuisi tidak akan berjalan dengan baik.

    Jadi pastikan segala sesuatunya nyaman baik pribadi anak maupun lingkungan sekitar. Pengujian dalam suasana yang nyaman dan kekeluargaan sangat direkomendasikan karena akan membuat anak tenang sehingga dapat berkonsentrasi dengan baik.

    2. Lihat kemampuan radar si anak dengan menguji misalnya melalui penutup mata berupa kain. Jika kain sudah berhasil, gunakan kacamata renang yang telah lakban atau dicat hitam dan dilapisi lagi dengan tisu, jika berhasil juga cobalah menebak gambar/kartu dari jarak jauh (tanpa menyentuh objek) atau menebak benda dibalik kotak yang tertutup, jika sudah berhasil juga, ujilah dengan mendeteksi benda dibalik tembok dan pada kemampuan yang lebih tinggi lagi mampu menebak kartu yang akan dikeluar ketika kartu masih dikocok.

    VirKill: Saya menduga bapak TIDAK membaca buku saya. Saya masih menawarkan 25 JUTA RUPIAH, jika bapak mampu menunjukkan anak yang bisa membaca dengan mata tertutup. Persyaratan dan formulir ada di buku saya. Sejauh ini TIDAK ada satupun orang di dunia ini yang terbukti mampu membaca dengan mata tertutupdibawah pengujian yang layak. Memasangkan penutup mata yang ‘sempurna’ ke anak jauh lebih susah dari yang dibayangkan. terlebih jika bapak memang menjalankan bisnis tersebut.

  2. Tidak usah pakai penutup mata, kata GMC setiap warna punya bau tersendiri dan bisa dicium, cobalah bermain rubik di dalam ruangan gelap.

  3. Sebenarnya lho sama sama cari uang pak vikril…..memangnya anda sudah survey keseluruh dunia , bisa ngomong tidak satupun yg bisa….apa anda tidak baca sejarah ttg kemampuan satria2 indonesia dahulu..liat nanti akan ada yg membuktikannya tp bkn dari GMC/AOT…bukan 25 jt yg kau tarohkan , otak anda yg hars kau tarohkan….anda hanya cari sensasi..buku anda hanya bualan saja sama seperti buku2 ttg AOT…saya jg bisa bikin 10 sebulan buku yg seperti itu…omong kosong baru menguji beberapa anak kecil yg gagal sudah berani ngomong”Sejauh ini TIDAK ada satupun orang di dunia ini yang terbukti mampu membaca dengan mata tertutupdibawah pengujian yang layak’….buku yg dangkal sekali…….

  4. Kamu ibarat orang buta atau dongo baru pegang ekor gajah udah berani bilang bahwa gajah seperti ular panjang…baru liat test anak kecil gagal baca sambil tutup mata udah berani bilang bahwa tidak ada satu orangpun di duniaini yg bisa membaca dgn mata tertutup…benar benar orang buta dan dongo…kamu belajar dulu, keliling dulu di indonesia aja baru ngomong , baru bikin buku….sekolah dimana kamu…bodoh amat kamu

  5. @Buktikan
    Saya menduga bapak TIDAK membaca buku saya. Saya masih menawarkan 25 JUTA RUPIAH, jika bapak mampu menunjukkan anak yang bisa membaca dengan mata tertutup. Persyaratan dan formulir ada di buku saya. Sejauh ini TIDAK ada satupun orang di dunia ini yang terbukti mampu membaca dengan mata tertutupdibawah pengujian yang layak. Memasangkan penutup mata yang ‘sempurna’ ke anak jauh lebih susah dari yang dibayangkan. terlebih jika bapak memang menjalankan bisnis tersebut.

  6. @panembahan Pasopati
    Terimakasih atas komentarnya. JIka ada ribuan anak yang bisa terdaftar di Muri sebagai ‘peserta mewarnai dengan mata tertutup’, naik sepeda dengan mata tertutup, dan sekian banyak lembaga yang menawarkan kemampuan tersebut, kenapa sejak buku itu terbit tidak ada yang berani menghubungi saya pak? hanya sekedar mencaci di blog?

    Tawaran saya masih berlaku. Saya menawarkan Beasiswa bagi yang benar benar bisa melakukannya. Saya sadar bahwa akan sangat banyak ‘pengusaha’ otak tengah yang kebakaran jenggot dengan buku saya.

  7. @tiga berantai
    Terimakasih atas komentarnya. Sangat cerdas dan mencerdaskan.🙂 Saya tau memang akan banyak pengusaha otak tengah yang kebakaran jenggot dengan buku ini. Mohon bawa satu saja anak yang bisa melakukannya. Rakyat dan dunia ilmiah akan sangat menunggu ‘bukti’ tersebut.

  8. @Anthony Ladjar
    gak usah dicium bau nya , belajar saja BLD , bukan kah begitu mas virkill ?😀
    perasaan kalo lomba BLD gak usah membau rubiknya deh haha . .

    @all
    talk less do more , jangan hanya ngomong gak mutu , dan ninggalin identitas yang gak jelas disini .
    disini saya , terutama penulis juga , hanya membutuhkan seorang pahlawan dari pihak pro AOT yang mampu membuktikan kalian bisa membaca dengan mata tertutup dengan fasilitas dari kami , kalau perlu bawa saksi mata yang dapat dipercaya . agar semuanya jelas . .

    kalau anda benar , kenapa harus takut ?
    jangan dipikir nominal uangnya , tapi harga diri anda . .

  9. Wuiihh.. akhirnya keluar juga bukunya..
    semoga laris yee…

    Semoga penulisannya sudah berdasarkan riset yang mendalam serta narasumber yang dapat dipercaya.

    terlepas dari mana yg benar & yang salah (yg pro ataupun yg kontra)..
    memang di Indonesia(di dunia juga sih) semua yg diperdebatkan bisa digunakan untuk meraup untung & akhirnya.. akan semakin mengaburkan yang benar…

  10. @tiga berantai : Kaya udah sering keliling Indonesia untuk cari fenomena2 supranatural. Kenapa ribut, susah ya cari makan selain nipu orang??? Bawa satu, siapapun, untuk membuktikan BLD. Selesai dapat 25 juta tanpa harus menjadi penipu…

  11. Bener banyak yang kebakaran jenggot, atau kesentil ego nya yah… hehehe
    25 juta tuuh siapa mau ?

  12. Tawaran 25 juta bahkan jika ditambah avanza tentu tidak menarik bagi @buktikan @panembahan senopati ato @tiga berantai karena mereka sudah mendapat lebih banyak daripada itu dengan cara MENIPU

  13. Wah pada disini rupanya….ada pendekarnya juga, eh ada pengusaha AOT juga…simple saja gak usah banyak ngomong jika ada yang bisa BFR…duit 25 jt ditangan…ada yang berani terima tantangan…atau cuma ngebacot doang?

  14. Isu AOT sepertinya tidak bisa kita hapus bersih dari muka tanah air karena kurangnya kekuatan. Tapi di masa depan waktu pasti akan membuktikan siapa yang benar siapa yang salah, kita atau AOT. Yang bisa dilakukan sekarang adalah menyodorkan fakta-fakta yang mungkin bisa mengubah pandangan orang-orang mengenai AOT sebagai antisipasi apabila AOT sebenarnya benar-benar penipuan atau dengan kata lain memperlambat laju [apabila memang] penipuan. Kita hanya kekurangan kekuatan, VirKill!

    “Pintar itu bukan membanggakan diri karena bisa melihat dengan mata tertutup tetapi bisa berguna bagi sesama.” — Ane

  15. Saya sudah membaca buku ini, dan termasuk yang mengikuti sejak thread di kaskus ramai. Saya sejak awal meragukan AOT, dan lebih cenderung setuju pada argumen di buku ini. Salut saya untuk mas Virkill yang bersedia mengumpulkan sumber-sumber dan melakukan pembuktian-pembuktian meskipun memang belum benar-benar sampai ke semua orang di seluruh dunia, which is impossible.
    Buat saya, saya sudah bersikap. Untuk orang lain, silakan tentukan sikap anda sendiri. Paling tidak buku ini sudah jadi balancing information dari segudang buku yang menjelaskan kedahsyatan Otak Tengah.

  16. AOT bukan hoax. krn saya sudah meriset sendiri mengetest ponakan dgn kacamata renang yg dicat dan disumpelin lg dgn tisu.

    Hanya saja… anak2 ini kalo ditest harus dlm keadaan mood. Kalo dia gak mood, dipaksa, nervous maka gak jalan tuh radarnya. Tapi kl kita bikin mrk rileks dan mood maka 1000% berhasil. Silahkan dicoba sendiri.. gak perlu nantang2.. tapi cobalah sendiri ke ponakan anda agar lebih dipercaya. Kalo nantang2 susah krn gak tiap anak bisa ditest di depan umum dlm kondisi tenang. Ujilah dlm kondisi yg menyenangkan.

    Yg namanya hoax pastilah gak akan laku atau masuk penjara kayak nasib blue energy.

    Bahkan sekarang ini ada bbrp lembaga metode aktivasi otak ini udah menjangkau ke orang2 buta agar orang2 buta bisa lihat tanpa perlu mata. Gratis Koq aktivasinya. Jadi siapa bilang melihat dgn tutup mata tidak berguna..?? sangat berguna krn bermanfaat utk orang2 buta. dan orang2 yg tidak buta bisa melatih indera2 mereka agar lebih peka sehingga intuisinya tajam.

    Orang buta pun bisa “melihat” koq… gak percaya? itu ada yg namanya Ben Underwood… ups.. pasti orang skeptis langsung teriak2… ah.. ben underwood hoax.. dia bisa karena melatih atau sudah terbiasa dgn lingkungannya. Sayang sekali ben underwood sudah meninggal jadi tidak bisa diriset…

    Eh… sekarang munculah Daniel Kish.. orang buta yg bisa melakukan echolocation atau meradar benda disekelilingnya bahkan bisa bersepeda dan berjalan. Ah… jangan2 ini spt ben underwood yg melatih atau membiasakan dirinya dgn lingkungan sekitar yg telah dikenal.

    Berita bagusnya… Daniel Kish udah diselidiki secara ilmiah dan JURNAL ILMIAHNYA pun ada yakni mengenai echolocation. Daniel kish di ujicoba di lingkungan yg SAMA SEKALI BARU. jadi terbukti echolocation bukan hoax.

    Nah orang rasionalis kan “lapar” jurnah ilmiah.. dicek aja nih di http://www.plosone.org/article/info%3Adoi%2F10.1371%2Fjournal.pone.0020162

    Nah kemampuan orang buta yang mampu “melihat” tanpa mata sudah ada jurnal ilmiahnya.

    Kalau anda baca jurnal tsb.. visual korteks daniel kish-lah yg merespok klik lidah tsb. Ternyata Visual korteks tidak melulu inputnya dari mata tapi ternyata bisa dari klik lidah/gema.Itu artinya otaklah yang mampu menggantikan peran “mata” dgn mengubah input mata menjadi input dr klik lidah.

    Nah… jelas sekali virkil harus banyak merubah bukunya… krn saya lebih percaya ilmuwan yg telah meneliti daniel kish ketimbang virkill yg bukan ilmuwan.

    kini Terbukti.. kemampuan melihat tanpa mata adalah FAKTA NYATA.

    • Jurnal yang menarik. Tapi tidak disebutkan bahwa si buta bisa membaca tulisan cetak dengan echolocation.
      Echolocation hanya berfungsi untuk memprediksi keberadaan benda di sekitar. Ini cara yang sama digunakan oleh kelelawar dan lumba-lumba.

      Tapi echolocation tidak sama dengan yang diklaim AOT, dimana dengan AOT anak bisa MEMBACA tulisan cetak tanpa perlu melihat dengan mata. Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan, BAGAIMANA?
      Sayang belum ada literatur / jurnal yang menjelaskan hal tersebut, dan praktisi AOT yang diharapkan mengetahui / penemu / pemrakarsa teori ini malah memblunder, memberikan penjelasan yang bias dan mengecewakan para haus ilmu.

      Jadi untuk para praktisi AOT, tolong, jika anda memang tahu dan ahlinya, jelaskan dengan bukti penelitian ilmiah yang telah dilakukan serta jurnal dari penelitian tersebut:
      1. Bagaimana manusia bisa membaca tulisan cetak (text 2D) tanpa menggunakan mata?
      2. Apa indera yang digunakan? (apa transmitter/receivernya?)
      3. Bagaimana cara kerjanya?

  17. kalo dijelaskan secara ilmiah pera praktisi aot belum bisa menjelakanya karena pada prakteknya mungkin saja karena bantuan jin (maaf saya jawa tulen). jin lah yang membantu mrk ketika melihat tanpa menggunakan mata. kalo memang itu bisa dipelajari maka hancur dunia ini. manusia tidak lagi percaya pada tuhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s