Thirteen Club : penentang semua pamali

Thirteen Club

Pada dekade 1880an seorang veteran perang sipil Amerika bernama Kapten William Fowler berencana menantang takhayul dengan membuat Thirteen Club (Klub 13) di New York. Ide dari acara ini sederhana. Pada malam ke 13 setiap bulannya mereka mengadakan jamuan makan malam dengan meja berjumlah 13 dan melakukan apapun yang diiisukan sebagaai pembawa nasib buruk kala itu seperti menumpahkan garam di meja, membuka paayung di dalam rumah, atau menyilangkan garpu. Ide ini segera menjadi populer dan Thirteen Club menjadi klub sosial paling populer seantero New York. Semakin banyaknya jumlah anggota membuat fowler harus menyewa ruangan yang lebih besar dengan jumlah meja yang semakin banyak. Ketika usia klub ini menginjak 4 dekade, anggotanya sudah mencapai ribuan termasuk diantaranya 5 orang presiden Amerika Serikat. Singkatnya anggota club ini adalah mereka yang menentang takhayuld an kepercayaan yang tidak beralasan.

Anggota dari Thirteen Club merasa bahwa melawan takhayul adalah hal yang teramat sangat penting. Pada pidato yang dilakukan salah satu anggotanya politisi agnostik bernama Robert Green Ingersoll menyatakan:

”Hal yang paling penting di dunia ini adalah menghancurkan superstisi. Superstisi sangat mempengaruhi kebahagiaan manusia di dunia. Superstisi adalah momok yang sangat mengerikan, menjangkau setiap jengkal langit dan bumi, dan lalu menggerogoti akal sehat manusia. Selagi saya hidup, saya akan melakukan apapun yang bisa saya lakukan untuk ikut membantu menghancurkan monster ini.”

Meskipun selalu melakukan aktivitas yang dianggap membawa sial dan nasib buruk oleh masyarakat kala itu, anggota dari Thirteen klub mengakui bahwa kehidupan mereka sehat dan bahagia. Pada makan malam ke tigabelas di tahun 1895, Fowler mengatakan bahwa tingkat kematian anggota Thirteen Club sedikit dibawah tingkat kematian populasi normal kala itu. Efek positif dari melawan takhayul diitekankan oleh salah satu pemimpin club kala itu Arthur Lehman pada tahun 1936 bahwa

“Saya menyarankan bagi siapapun yang ingin mendapatkan keberuntungan, kebahagiaan dan kesehatan adalah dengan melanggar takhayul apapun yang anda dengar hari ini. Semua anggota klub ini sejauh yang saya ingat mmemiliki keberuntungaan yang baik. Saya berumur 78 saat ini dan saya menantang anda untuk menemukan orang yang lebih sehat dan bahagia dibanding saya.”

2 responses to “Thirteen Club : penentang semua pamali

    • Ada IRIS (indonesian rationalist society) yang anggotanya banyak tersebar di Jakarta dan jogja. Kurangnya anggota muda membuat club ini kurang produktif dan maksimal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s